Selasa, 14 Oktober 2014

Cryptography



Apa itu Cryptography?

Cryptography adalah sebuah kumpulan teknik yang digunakan untuk mengubah informasi/pesan (plaintext) kedalam sebuah teks rahasia (ciphertext) yang kemudian bisa diubah kembali ke format semula.

Pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers. Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm), disebut cipher, merupakan persamaan matematik yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi.

         Cryptanalysis adalah seni dan ilmu untuk memecahkan ciphertext tanpa bantuan kunci. Pelaku/praktisinya disebut Cryptanalyst, sedangkan Cryptology merupakan gabungan dari cryptography dan cryptanalysis.

Pengamanan dengan menggunakan cryptography membuat pesan nampak. Hanya bentuknya yang sulit dikenali karena seperti diacak-acak. Pada cryptography pengamanan dilakukan dengan dua cara, yaitu transposisi dan substitusi.
=> Pada penggunaan transposisi, posisi dari huruf yang diubah-ubah.
=> Pada penggunaan substitusi, huruf (atau kata) digantikan dengan huruf atau simbol lain.


Contoh, Caesar Cipher




Algoritma ini pertama kali digunakan oleh Julius Caesar, dan disebut juga sebagai Shift Cipher, yaitu dengan cara menggeser urutan abjadnya.

→ Plaintext : ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
→ Cipher :    DEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZABC

Algoritma Caesar Cipher
Contoh:
Bila Kita Ingin Memberi tahu Password Facebook Sama Pacar Kita bisa memakai cara Caesar Cipher
mis: Password Facebook Kita “FBKITABERSAMA”
maka:
Plain Text : FBKITABERSAMA
Cipher      : IENLWDEHUVDPD


Kriptografi itu sendiri terdiri dari dua proses utama yakni proses enkripsi dan proses dekripsi. Seperti yang telah dijelaskan di atas, proses enkripsi mengubah plaintext menjadi ciphertext (dengan menggunakan kunci tertentu) sehingga isi informasi pada pesan tersebut sukar dimengerti. Perkembangan komunikasi telah mendorong manusia untuk menyembunyikan informasi yang dimilikinya dari orang lain demi alasan keamanan dan privasi. Seseorang yang berusaha untuk mengembangkan dan membuat kode kriptografi disebut cryptographer.

         Sekarang saya akan menuliskan kalimat dalam bentuk cryptography dengan algoritma saya sendiri dan menggunakan metode merubah hurup menjadi simbol-simbol, kalimat ini adalah sebuah kalimat harapan, silahkan dideskripsikan dan tidak perlu dipaksakan. :)

7*2#5*5$1*    1#1*6*1*4#   2*5$7*2#5#   7#3$2*1*4#   7#1*7$



Apa itu Steganografi ?

Steganografi adalah seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Sebaliknya, kriptografi menyamarkan arti dari suatu pesan, tapi tidak menyembunyikan bahwa ada suatu pesan. Kata "steganografi" berasal dari bahasa Yunani steganos, yang artinya “tersembunyi atau terselubung”, dan graphein, “menulis”.

Selanjutnya saya akan membuat contoh Steganografi saya, coba tebak apa pesan tersembunyi  yang ada di dalam  kalimat saya dibawah ini.

“Setiap perselisihan membuat orang egois akan betapa senangnya persahabatan untuk interaksi kita, untuk indah segalanya” 

Rabu, 08 Oktober 2014

Sosial Engineering

Assalamualaikum Wr.Wb.
apa itu sosial engineering,,?

Social engineering adalah pemerolehan informasi atau maklumat rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Social engineering merupakan salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang targetnya, dengan cara meminta informasi itu langsung kepada korban atau pihak lain yang mempunyai informasi itu.

Ada beberapa faktor teknik engineering bisa dilakukan.
1. Kelengahan yang disertai dengan ketidakwaspadaan seseorang sehingga mudah sekali terperdaya oleh suatu keadaan.
2. Keisengan para hacker pada awalnya, membuat peluang yang lebih besar untuk memperdaya orang lain.
3. Kecanggihan teknologi.

Contoh dari kasus sosial engineering misalanya seseorang yang hendak mencuri data credit card dari telepon dengan mengaku sebagai customer service bank. Teknik ini sering kali ditiru bahkan disalahgunakan oleh para carder. Selain dari petugas bank, banyak pula yang mengaku dari petugas departemen lainnya, konsultan keuangan, pihak penjamin kartu kredit, bagian asuransi kartu kredit, dan lain sebagainya.

Content social networking atau jejaring sosial seperti Facebook, YM, Twiter, dan email juga dijadikan alat untuk melakukan social engineering. Dampak yang mungkin ditimbulkan adalah keresahan masyarakat terkait ruang privasi dalam hidup karena account pribadi seseorang bisa saja sudah “dibajak”, kriminalitas yang meningkat, misalnya karena penyadapan no PIN serta manipulasi data untuk mendapatkan password suatu account.

Untuk itu kita harus hati-hati menggunakan jejaring sosial, kelengahan kita memudahkan para hacker melakukan teknik sosial engineering.

Rabu, 01 Oktober 2014

Sistem informasi & contoh



Sitem informasi adalah sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan dan juga untuk mengambil keputusan.

Misalnya Toko buku, merupakan toko yang mempunyai sistem informasi yang menyediakan informasi stock buku yang tersedia bagi konsumen, informasi dimana letak buku berdasarkan jenis buku yang diinginkan konsumen, informasi harga buku bagi konsumen, dan sebagainya. Sehingga dengan adanya informasi ini kegiatan jual beli manjadi lancar, konsumen tidak akan bertanya lagi kepada kasir tentang harga buku, tidak bertanya lagi dimana letak buku ini dan itu. Seandainya konsumen masih tidak bisa menemukan buku yang dicari konsumen bisa mencari informasi di komputer yang disediakan toko. Disitu konsumen akan tau dimana letak buku yang dicarinya, karna semua buku juga sudah tersusun didatabes toko. Karena sudah tersistemnya informasi ini proses pembayaranpun menjadi mudah, buku cukup discan dan kode buku akan menampilkan harga buku. 

Dengan adanya sistem informasi, maneger juga mengetahui berapa jumlah buku yang terjual tiap harinya, tau buku jenis apa saja yang terjual tiap harinya, dan tau jumlah buku yang terjual dari setiap jenis bukunya, sehingga maneger bisa memutuskan buku jenis apa saja yang harus segera disediakan untuk toko dan dapat memutuskan berapa jumlah buku yang harus disediakan dari tiap jenis bukunya.


Dari penjelasan diatas saya simpulkan bahwa sistem informasi adalah sistem penyusun data untuk mempermudah kegiatan, termasuk kegiatan memilih keputusan.
:)